Desa Kedung
adalah sebuah desa di wilayah kecamatan Gunung Kaler, kabupaten Tangerang,
provinsi Banten. Secara karakteristik baik dari ekonomi dan geografi Desa Kedung
tidak berbeda dengan desa-desa lain di kecamatan gunung kaler maupun kabupaten
tangerang dengan mayoritas masyarakatnya yang mengandalkan sektor pertanian
sebagai mata pencaharian, tetapi jika ditelisik lebih cermat dan mendalam desa
ini ternyata memiliki sejarah sendiri yang cukup panjang dan lama bahkan
sebelum Indonesia merdeka.
Masa-masa
perlawanan terhadap penjajah Jepang yang terjadi di Indonesia sekitar tahun 1942
hingga 1945 pun dialami oleh Desa Kedung, sebagian masyarakat bahkan ikut
menjadi bagian dari perlawanan tersebut, kehidupan sosial ekonomi desa kedung
mulai tertata rapi sejak dimulainya pembangunan jalan oleh Kiai Umar, tokoh
masyarakat tersebut memberikan kontribusi yang besar bagi terbentuknya fondasi
awal kehidupan yang lebih baik di desa ini.
Masa
lampau merupakan bagian yang tak terpisahkan dari setiap episode kehidupan
manusia. Dengan adanya masa lampau,
seseorang atau sekelompok orang bisa berkaca dan mengambil hikmah atau
pelajaran atas apa yang terjadi di masa depan. Sejarah sebagai suatu hasil dari
produk masa lampau, memberikan pengetahuan dan menerangkan kepada manusia akan
suatu peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau.
Sejarah memberikan informasi apa
yang terjadi di masa lampau, dan bisa
menjadi alat ukur untuk menjelaskan fenomena yang terjadi di masa depan. Dengan
mempelajari sejarah, kita juga dapat memeriksa dan menganalisis urutan
peristiwa di masa lampau, dan secara objektif menentukan pola sebab dan akibat
yang menentukannya. Kita juga dapat mengetahui kegagalan maupun keberhasilan
yang dapat diraih oleh seorang individu, kelompok ma nusia hingga sebuah
pemerintahan dan mempelajari latar belakangnya.
Desa Kedung Kec. Gunung Kaler, Tanggerang merupakan
sebuah desa yang sudah berdiri sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Sangat
mustahil apabila dikatakan bahwa Desa Kedung tidak memiliki sejarah khusus yang
dapat menggiringnya hingga ke peradaban abad ke 21. Desa yang sudah melewati 3
fase sejarah di Indonesia ini tentunya
menjadi saksi sejarah yang sangat menarik untuk digali dan diulas sebagai bahan
refleksi untuk warga desa Kedung khususnya dan Masyarakat Indonesia pada
umumnya.